Lembang, 22 November 2025 – UPT K3L ITB turut berpartisipasi dalam acara Open House Observatorium Bosscha 2025 di Lembang – Bandung Barat yang mengusung tema “Menata Cahaya, Menjaga Bumi”. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program “Dari Bintang ke Bumi: Astronomi sebagai Gerbang Literasi Sains dan Teknologi” yang diselenggarakan oleh Observatorium Bosscha FMIPA ITB bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia. Program ini menjadi bagian dari inisiatif nasional Semesta: In Saintek, yang bertujuan membangun ekosistem pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang unggul, membumi, serta memberikan dampak nyata bagi Indonesia.

Acara dibuka dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc., Bupati Kabupaten Bandung Barat, Bapak Jeje Ritchie Ismail, serta perwakilan dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama di depan Gedung Observatorium Bosscha ITB.

Pada area booth yang telah disediakan panitia, UPT K3L ITB menampilkan beragam peralatan pemadam kebakaran, mulai dari seragam lengkap, helm, nozzle, hydrant, hingga berbagai ukuran dan jenis APAR. Selain itu, materi edukatif dalam bentuk foto dan video turut dipresentasikan melalui layar monitor untuk menambah wawasan para pengunjung.

Untuk memberikan pengalaman langsung, UPT K3L juga menghadirkan 1 (satu) unit kendaraan pemadam kebakaran berperalatan lengkap. Keberadaan mobil damkar ini menjadi salah satu pusat perhatian, terutama bagi anak–anak, sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi kebakaran di lingkungan kampus maupun masyarakat. Berbagai perlengkapan, materi edukasi, hingga kesiapan kendaraan damkar disusun dan dipersiapkan secara komprehensif oleh Tim Subbidang Keselamatan dan Layanan Tanggap Darurat UPT K3L ITB yang diketuai oleh Bapak Taryono.

Pada Sesi 1: Pengenalan Profesi, UPT K3L ITB memperkenalkan berbagai profesi yang berada di bawah unitnya, dengan fokus utama pada profesi pemadam kebakaran kampus. Sesi ini diikuti oleh masyarakat sekitar Observatorium Bosscha, tokoh masyarakat, guru, siswa sekolah dasar, petani, dan berbagai kelompok lainnya.

Selanjutnya, pada Sesi 2: Demonstrasi Penggunaan APAR, UPT K3L ITB memeragakan teknik penggunaan alat pemadam api ringan dan metode pemadaman api secara benar dan aman. Praktik ini dipandu oleh Bapak Widodo dan Tim, bertempat di area terbuka sekitar booth dan kendaraan damkar ITB. Demonstrasi ini menarik perhatian dan antusias para pengunjung.

Partisipasi UPT K3L ITB dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat edukasi publik mengenai keselamatan, kesiapsiagaan, dan mitigasi kebakaran. Melalui kolaborasi lintas lembaga dan pendekatan edukatif yang berdampak langsung pada masyarakat, ITB terus berkomitmen untuk menghadirkan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar serta mendorong terwujudnya budaya keselamatan di berbagai lapisan masyarakat.