
Bandung, 13 Agustus 2026 – UPT Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) ITB menyelenggarakan Pelatihan SMK3L sesuai ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018 pada Kamis, 13 Agustus 2026, bertempat di Ruang GKU Timur 9232, ITB Kampus Ganesa, Bandung.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya UPT K3L dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan unit kerja di lingkungan ITB dalam menerapkan Sistem Manajemen K3L, sekaligus mendukung persiapan ITB menuju penerapan ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan dan ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Kegiatan diikuti oleh Koordinator Keamanan, Keselamatan, dan Keterandalan Gedung (K3G), Floor Captain, serta Petugas P3K dari setiap unit kerja di ITB. K3G beserta tim merupakan unsur penting dalam mendukung penerapan dan penguatan budaya K3L di lingkungan ITB.
Pelatihan dibuka pada pukul 08.30 WIB oleh Sandi Ruswandi, S.T., S.Kom., M.M., Kepala Bidang Monitoring dan Peningkatan Kualitas Layanan UPT K3L, yang pada kesempatan tersebut mewakili Mugi Sugiarto, S.Si., M.A.B., Kepala UPT K3L, yang berhalangan hadir karena adanya agenda mendadak. Dalam sambutannya, disampaikan pentingnya peningkatan pemahaman, kompetensi, dan keterlibatan setiap unit kerja dalam penerapan sistem manajemen K3L secara konsisten dan berkelanjutan
Materi pelatihan disampaikan oleh Dr. dr. Ir. Siska W. D. Kusumah, S.Ked., S.T., M.T., alumni FTSL ITB sekaligus mitra konsultan UPT K3L dari PT Verse Consulting, yang mendukung ITB dalam persiapan penerapan ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan, pemahaman persyaratan, dan audit ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018, khususnya Klausul 4–6 dan Klausul 7–10. Materi mencakup konteks organisasi, kepemimpinan, perencanaan, dukungan, operasional, evaluasi kinerja, serta peningkatan dalam penerapan sistem manajemen.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta pembahasan contoh penerapan yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan K3L di lingkungan ITB. Peserta juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan mendiskusikan berbagai tantangan dalam penerapan sistem manajemen di unit kerja masing-masing.
Setelah sesi istirahat, pelatihan dilanjutkan dengan pembahasan Manajemen Risiko dan Peluang K3L, termasuk praktik pengisian IBPR-IADL (Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko – Identifikasi Aspek dan Dampak Lingkungan). Peserta juga mendapatkan pengenalan mengenai tata cara pembaruan data dan penggunaan Aplikasi SMK3L ITB sebagai sarana digital untuk mendukung pengelolaan K3L secara terintegrasi, terdokumentasi, dan tertelusur.

Untuk meningkatkan antusiasme peserta, UPT K3L menyediakan doorprize bagi peserta dengan hasil pre-test dan post-test terbaik serta peserta yang aktif selama pelatihan.
Kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh Mugi Sugiarto, S.Si., M.A.B., Kepala UPT K3L. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemateri dan seluruh peserta atas partisipasi aktif selama kegiatan. Beliau berharap pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh dapat diterapkan di masing-masing unit kerja serta ditindaklanjuti melalui penguatan penerapan SMK3L secara konsisten dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan selesai pada pukul 16.00 WIB.
Melalui pelatihan ini, diharapkan kompetensi dan pemahaman personel K3L semakin meningkat, sekaligus mendorong keterlibatan aktif setiap unit kerja dalam penerapan SMK3L. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung penerapan sistem manajemen K3L yang efektif serta mewujudkan lingkungan ITB yang aman, sehat, andal, dan berkelanjutan.
Link Terkait
Aplikasi SMK3L
Video SMK3L





