
Bandung, 21 Agustus 2026 – UPT K3L ITB bersama Tim K3G Gedung Labtek XV dan Tim K3G Gedung Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB, melaksanakan Safety Drill berupa Simulasi Tanggap Darurat Gempa Bumi dan Kebakaran serta Pelatihan Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Kimia dan Gedung Labtek XV pada pukul 09.00–11.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan sivitas akademika dalam menghadapi keadaan darurat sekaligus menguji efektivitas koordinasi dan respons antarunit dalam pelaksanaan tanggap darurat di lingkungan ITB. Kegiatan dikoordinasikan oleh Tim K3 UPT K3L yang dipimpin oleh Bapak Widodo, bersama Koordinator K3G Gedung Labtek XV, Bapak Abdul Rohman Supandi, S.Pd., M.Si., M.Eng., Ph.D., dan Koordinator K3G Gedung Kimia, Bapak Dr. Handajaya Rusli, S.Si., M.Si., serta seluruh Tim K3G dari kedua gedung.
Simulasi diawali dengan skenario gempa bumi yang terjadi di kedua gedung. Setelah merasakan gempa, Tim K3G melaksanakan prosedur Drop, Cover, and Hold On (berlindung, berlindung di bawah perlindungan yang kokoh, dan bertahan hingga guncangan berhenti). Setelah kondisi dinyatakan aman, Tim K3G memimpin proses evakuasi menuju Assembly Point yang telah ditentukan.

Dalam proses evakuasi, disimulasikan adanya korban di lantai 2 Gedung Kimia akibat tertimpa reruntuhan serta kejadian kebakaran di lantai 7 Gedung Labtek XV. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Koordinator K3G segera melaporkan kejadian kepada UPT K3L ITB melalui Telepon Darurat ITB 0809-1001-920 dengan menyampaikan informasi terkait lokasi dan kondisi kejadian.
Berdasarkan laporan tersebut, Tim Command Center UPT K3L meneruskan informasi kepada Tim Keselamatan dan Layanan Darurat untuk segera melakukan penanganan di lokasi. Tim Keselamatan dan Layanan Darurat UPT K3L kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan mobil pemadam kebakaran dan ambulans UPT K3L. Setibanya di lokasi, tim melakukan evakuasi terhadap korban untuk selanjutnya dibawa ke Klinik Pratama ITB menggunakan ambulans, sementara petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan simulasi kebakaran di lantai 7 dengan menggunakan hydrant gedung dan mobil pemadam kebakaran UPT K3L ITB.

Setelah rangkaian simulasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Program Studi Kimia FMIPA ITB. Peserta memperoleh pembekalan mengenai prinsip dasar penanggulangan kebakaran tahap awal, pengenalan jenis dan fungsi APAR, serta praktik langsung penggunaan APAR dengan teknik yang benar dan aman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sivitas akademika, khususnya di lingkungan Program Studi Kimia FMIPA ITB, semakin memahami prosedur tanggap darurat, mampu merespons kejadian secara cepat dan tepat, serta memiliki keterampilan dasar dalam melakukan penanggulangan kebakaran pada tahap awal. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen UPT K3L ITB dalam membangun budaya keselamatan, memperkuat koordinasi tanggap darurat, dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi keadaan darurat di lingkungan kampus.





